catatan

bicara dari hati demi kebebasan, kebenaran dan rasionalitas

Pertumbuhan Bayi

Posted by gue pada 27 November 2011

Si kecil tumbuh begitu cepat. Untuk memantau perkembangannya, Anda perlu mengetahui tahapan kecerdasan yang harus dicapai bayi tiap bulannya.

Perkembangan kecerdasan bayi mencakup kemampuan perseptual, motorik, kognitif dan keterampilan sosial. Bila tahapan perkembangannya ada yang tidak tercapai, berarti perlu ada yang harus diwaspadai. Inilah standar yang sudah dibakukan berdasarkan penelitian statistik terhadap mayoritas bayi normal. Bila terdapat keterlambatan perkembangan yang tidak terlalu ekstrem, Anda tidak perlu cemas, karena perkembangan setiap bayi memang berbeda-beda. Namun, jika bunda merasa perkembangan buah hati terlalu lambat, saatnya berkonsultasi dengan dokter anak yang menangani tumbuh-kembang balita.

Umur bayi Tahapan perkembangan Hal yang disukai bayi Waspada bila
0-1 bulan Menunjukkan perilaku pemicu kasih sayang, menangis, meringkuk, mendekut, Mengangkat kepala, Tangan terkepal erat, Menangis, mendengkur, tersenyum, menangis di saat tidur, penglihatan masih buram , Tidur, bangun, makan, secara tidak menentu, Tingkah lakunya lebih sering dilakukan secara refleks Sentuhan kulit dengan kulit, digendong dengan tangan atau gendongan, makan tanpa dijadwal, mengadakan kontak mata, dan mendengar suara bunda
2 bulan Terhubung secara visual dengan bunda
Lengan dan kaki relaks, kepala diangkat setinggi 45 derajat, kepala masih terhuyung bila digendong dalam keadaan duduk
Sebagian jari mulai membuka, mulai dapat menggenggam giring-giring
Ia bisa menjerit, membuat suara seperti sedang minum, dada berbunyi
Tersenyum dengan responsif, bisa membaca suasana hati orangtua, sibuk dengan ibu jarinya, mengadakan kontak mata, memerhatikan orang yang bergerak, menangis bila diturunkan dari gendongan
Mulai senang berkomunikasi, protes bila kebutuhannya tidak terpenuhi, memberi isyarat.
Membuat asosiasi bahwa tangisan berarti digendong atau disusui
Digendong dalam kain gendongan, melihat ke arah yang bergerak, suka musik klasik, berbaring di dada ayah
3 bulan Memainkan tangan
Lengan dan kaki digerakkan secara sempurna, dapat membuat gerakan bebas dan memutar
Kepala diangkat lebih tinggi dari punggung, kepala bisa diangkat tegak saat digendong
Berguling
Sudah bisa menggoyangkan giring-giring, bisa mengisap ibu jari
Membuat suara lebih keras, mulai tertawa
Bisa menyebabkan orang bereaksi dengan senyum, tangisan, dan bahasa tubuh
Bersandar di dada bunda, bermain dengan tangannya sendiri, menunjuk ke sesuatu yang bergerak
4 bulan Bisa mengamati dengan akurat, sudah bisa mengangkat lengan ketika ingin digendong, tertawa geli bila digelitik
Bisa memeluk dengan dua tangan, menggenggam, memegang dada bunda
Mengangkat dada dan perut atas saat tengkurap
Tahu bahwa orang dan benda memiliki nama (contohnya kucing)
Menyapa si pengasuh dan mengajaknya bermain, memainkan jemari, bermain dengan mainan bayi, menggelindingkan bola, posisi menghadap ke depan bila digendong
5 bulan Meraih sesuatu dengan satu tangan
Berguling ke belakang, bisa melakukan posisi push-up, bisa mengjangkau jari kaki, mainan dapat dipindahkan dari tangan yang satu ke tangan lainnya dan ke mulut
Menengok ke arah orang yang berbicara, berusaha meniru suara-suara, tertarik pada warna, menggunakan tangan untuk mendorong bila ia sedang tidak mau diganggu
Mendorong dengan menggunakan kaki, memencet hidung bunda, menarik rambut, meraba dan menyembunyikan mainannya, duduk di kursi bayi dan bermain di pangkuan, bermain cilukba
6 bulan Duduk sendiri, berguling-guling, berdiri dengan berpegangan
Menunjuk mainan, sudah bisa menjumput
Senang akan suaranya: berteriak, tertawa, menggeram, serta meniru sikap wajah dengan lebih baik
Lebih lama bermain
Bermain dengan balok-balok, membanting mainan, diayun-ayun, bila digendong posisinya berubah menjadi di pinggang
6-9 bulan Merangkak, duduk tegak, mendorong badan ke atas sampai berdiri, menjumput denganibu jari dan telunjuk, makan sendiri (berantakan), menjatuhkan mainan
Terus merespon bila namanya disebut
Bergoyang seirama musik, bermain cilukba, memainkan makanan, permainan yang menggunakan kata-kata dan irama, menggelindingkan bola, tertarik pada objek kecil
9-12 bulan Sering merangkak, dari duduk bisa menjadi merangkak sendiri, berkeliling di sekitar perabotan, berdiri tanpa berpegangan, langkah pertama masih kaku, belum tegap
Menggenggam erat, menunjuk dan mencongkel dengan jari telunjuk, menumpuk dan menjatuhkan balok-balok, menunjukkan dominasi tangan
Mengatakan “mama” dan “dada”, mengerti kata ‘tidak’, mengerti sikap tubuh seperti melambaikan tangan
Menunjukkan ingatannya akan kejadian yang baru berlalu, ingat letak mainannya ketika tertutupi
Berhenti menangis ketika bertemu bunda, menunjukkan kegelisahan akibat perpisahan
Bermain dengan wadah-wadahan: mencampur, mengisi, menimbun. Merogoh isi kantong ayah, mengamati diri sendiri di depan cermin, membanting dan mencocokkan tutup dengan wadah, menumpuk dua atau tiga balok
  • Belum bisa merangkak
  • Belum bisa tengkurap
  • Tidak dapat mengambil barang yang berada di depannya
  • Belum bisa mengucapkan sepatah kata
  • Belum bisa menirukan gerakan tubuh, tidak bisa melambaikan tangan atau menggelengkan kepala
  • Belum bisa menunjuk barang atau gambar
12-15 bulan Berjalan
Menggunakan peralatan seperti sikat gigi dan sisir, memegang botol, lebih gampang dipakaikan baju
Mengucapkan 4-6 kata yang dapat dimengerti, mengenali nama dan menunjuk ke orang yang ia kenal, tertawa saat melihat gambar lucu
Mulai mempelajari cara mencocokkan sesuatu
Mendorong dan menarik mainan ketika berjalan, melempar bola, permainan dengan menyentuh, mengosongkan laci dan mengmbil isinya, menjelajahi bahu ayah, berbicara pada mainan, meniru suara binatang
15-18 bulan Mengerti bahasa sederhana, mengendarai mainan beroda empat, mencoba menendang bola walau sering meleset, membuka laci, menurut ketika dipakaikan baju, mengonsumsi makanan berkuah
Mengatakan 10-20 kata yang bisa dimengerti
Mengamati bermacam bentuk, mengenali gambar di buku
Berlari walau kadang-kadang terjatuh
Mendorong kereta mainan, mengetukkan palu karet mainan, melakukan permainan bagian-tubuh “mana Hidung”, menari seirama dengan musik, memutar dan menekan kenop, bermain cilukba dan berkejaran
  • Belum bisa berkata setidaknya 15 kata
18-24 bulan Lancar berjalan dan berlari, bisa memanjat keluar dari ranjangnya, membuka pintu, menaiki tangga tanpa bantuan
Mengerti bahasa sehari-hari
Membuka bungkusan, mencuci tangan, duduk di kursi tanpa bantuan
Mengatakan 20-25 kata yang bisa dimengerti
Mencari tahu segala sesuatu sebelum melakukannya, menggambar lingkaran, membuat garis, mengerti dua perintah sekaligus
Menarik kereta mainan, membantu di dalam rumah, berjungkir balik, berdiri di atas pijakan, menggunakan rak, meja, dan kursinya sendiri untuk bermain, “membaca” buku bergambar sambil membalik-balik halaman
  • Belum bisa berjalan
  • Setelah bisa berjalan, berjalannya abnormal
  • Belum bisa merangkai kalimat dari dua kata
  • Belum tahu fungsi alat-alat yang sering dipakai di rumah seperti telepon, sendok, gelas.
  • Belum mampu menirukan gerakan tubuh atau kata
  • Belum bisa menggerakkan mainan beroda.
3 tahun Berdiri dengan satu kaki Senang bermain air
  • Masih sering terjatuh saat berjalan
  • Ucapannya tidak jelas
  • Belum bisa menyusun balok
  • Belum bisa berkomunikasi
  • Belum bisa bermain sebagai ayah/ibu
  • Belum bisa memahami perintah sederhana
  • Tidak tertarik pada anak lain
  • Susah berpisah dengan ibu.
4 tahun Berlari, melompat, memanjat, naik sepeda roda tiga Menanyakan sederet pertanyaan setiap hari
  • Belum bisa melempar bola
  • Belum bisa melompat
  • Belum bisa naik sepeda roda tiga
  • Masih menangis bila ditinggal pergi orang tuanya
  • Tidak suka permainan interaktif
  • Tidak acuh pada anak lain
5 tahun Melompat dengan satu kaki, memanjat, bermain sepatu roda, bermain sepeda Belajar berbahasa lebih baik, bahkan juga bahasa asing
  • Sangat penakut
  • Berprilaku agresif
  • Sulit berpisah dari orang tuanya
  • Tidak mampu berkonsentrasi lebih dari 5 menit
  • Tidak tertarik pada anak lain
  • Merespon orang di sekitarnya dengan datar.

 

Ditulis dalam SERIUS | 2 Komentar »

Perkembangan Janin Pada Ibu Hamil

Posted by gue pada 27 November 2011

Mengetahui diri Anda mengandung tentu sangat menggembirakan. Selama 9 bulan ke depan, Anda akan menjalani ‘kehidupan baru’ yang sangat menarik. Apa saja yang terjadi di dalam rahim Anda selama itu? Bagaimana proses pertumbuhan janin Anda dalam tiap fase? Panduan pertumbuhan janin berikut ini akan membantu persiapan Anda menyambut si kecil hadir dalam kehidupan Anda.

0-4 Minggu

Pada minggu-minggu awal ini, janin Anda memiliki panjang tubuh kurang lebih 2 mm. Perkembangannya juga ditandai dengan munculnya cikal bakal otak, sumsum tulang belakang yang masih sederhana, dan tanda-tanda wajah yang akan terbentuk.

4-8 Minggu

Ketika usia kehamilan mulai mencapai usia 6 minggu, jantung janin mulai berdetak, dan semua organ tubuh lainnya mulai terbentuk. Muncul tulang-tulang wajah, mata, jari kaki, dan tangan

8-12 Minggu

Saat memasuki minggu-minggu ini, organ-organ tubuh utama janin telah terbentuk. Kepalanya berukuran lebih besar daripada badannya, sehingga dapat menampung otak yang terus berkembang dengan pesat. Ia juga telah memiliki dagu, hidung, dan kelopak mata yang jelas. Di dalam rahim, janin mulai diliputi cairan ketuban dan dapat melakukan aktifitas seperti menendang dengan lembut. Organ-organ tubuh utama janin kini telah terbentuk.

12-16 Minggu

Paru-paru janin mulai berkembang dan detak jantungnya dapat didengar melalui alat ultrasonografi (USG). Wajahnya mulai dapat membentuk ekspresi tertentu dan mulai tumbuh alis dan bulu mata. Kini ia dapat memutar kepalanya dan membuka mulut. Rambutnya mulai tumbuh kasar dan berwarna.

16-20 Minggu

Ia mulai dapat bereaksi terhadap suara ibunya. Akar-akar gigi tetap telah muncul di belakang gigi susu. Tubuhnya ditutupi rambut halus yang disebut lanugo. Si kecil kini mulai lebih teratur dan terkoordinasi. Ia bisa mengisap jempol dan bereaksi terhadap suara ibunya. Ujung-ujung indera pengecap mulai berkembang dan bisa membedakan rasa manis dan pahit dan sidik jarinya mulai nampak.

20-24 Minggu

Pada saat ini, ternyata besar tubuh si kecil sudah sebanding dengan badannya. Alat kelaminnya mulai terbentuk, cuping hidungnya terbuka, dan ia mulai melakukan gerakan pernapasan. Pusat-pusat tulangnya pun mulai mengeras. Selain itu, kini ia mulai memiliki waktu-waktu tertentu untuk tidur.

24-28 Minggu

Di bawah kulit, lemak sudah mulai menumpuk, sedangkan di kulit kepalanya rambut mulai bertumbuhan, kelopak matanya membuka, dan otaknya mulai
aktif. Ia dapat mendengar sekarang, baik suara dari dalam maupun dari luar (lingkungan). Ia dapat mengenali suara ibunya dan detak jantungnya bertambah cepat jika ibunya berbicara. Atau boleh dikatakan bahwa pada saat ini merupakan masa-masa bagi sang janin mulai mempersiapkan diri menghadapi hari kelahirannya.

28-32 Minggu

Walaupun gerakannya sudah mulai terbatas karena beratnya yang semakin bertambah, namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila melihat cahaya melalui dinding perut ibunya. Kepalanya sudah mengarah ke bawah. Paru-parunya belum sempurna, namun jika saat ini ia terlahir ke dunia, si kecil kemungkinan besar telah dapat bertahan hidup.

36 Minggu

Kepalanya telah berada pada rongga panggul, seolah-olah “mempersiapkan diri” bagi kelahirannya ke dunia. Ia kerap berlatih bernaPas, mengisap, dan menelan. Rambut-rambut halus di sekujur tubuhnya telah menghilang. Ususnya terisi mekonium (tinja pada bayi baru lahir) yang biasanya akan dikeluarkan dua hari setelah ia lahir. Saat ini persalinan sudah amat dekat dan bisa terjadi kapan saja.

Ditulis dalam SERIUS | Tinggalkan sebuah Komentar »

Wali – Doaku Untukmu Sayang

Posted by gue pada 21 September 2011

kau mau apa, pasti kan ku beri kau minta apa, akan aku turuti walau harus aku terlelah dan letih
ini demi kamu sayang

aku tak akan berhenti menemani dan menyayangimu
hingga matahari tak terbit lagi
bahkan bila aku mati ku kan berdoa pada ilahi
tuk satukan kami disurga nanti

taukah kamu apa yang ku pinta disetiap doa sepanjang hariku tuhan tolong aku tolong jaga dia tuhan aku sayang dia

aku tak akan berhenti menemani dan menyayangimu
hingga matahari tak terbit lagi
bahkan bila aku mati ku kan berdoa pada ilahi
tuk satukan kami disurga nanti

(tuhan tolong aku juga jaga dia, tuhan akupun sayang dia)

aku tak akan berhenti menemani dan menyayangimu
hingga matahari tak terbit lagi
bahkan bila aku mati ku kan berdoa pada ilahi
tuk satukan kami disurga nanti

Ditulis dalam Uncategorized | 3 Komentar »

Feel Beat – Ku Ingin

Posted by gue pada 21 September 2011

Resah jiwaku meronta tak berdaya
Gundah hatiku gelisah dan terpaku
Ku Diam terpaku
*
Kuingin mengatakannya kepadamu
Ku suka kamu
Kuingin mendekatimu dan berkata
Ku sayang kamu
**
Namun bibirku terbalut
Oleh rasa tak percaya diri
Kebisuan batasi langkahku
Hatiku kian tak menentu
Kuingin bercumbu denganmu kasih
Kuingin membagi kasih denganmu
Kuingin dirimu jadi milikku
Kuingin slamanya hidup denganmu
Haruskah kumenunggu dan menunggu
Sedangkan diriku tak sanggup bicara
*
**

back to reff

DOWNLOAD

Ditulis dalam Feel Beat, LAGU | 2 Komentar »

Panasnya…

Posted by gue pada 19 September 2011

Sudah hampir 4 bulan hujan tak kunjung turun. Sawah mengering, jalanan berdebu, daun pohon menguning, dan tentunya nyamuk merajalela.

Koran, TV, radio, internet mengabarkan tentang krisis air bersih diberbagai daerah akibat dampat kemarau berkepanjangan.

Inilah dampak pemanasan global dan perubahan iklim..!!!

Sudah saatnya kita semua berprilaku “hijau”, peduli akan lingkugan hidup disekitar kita. Ayo selamatkan bumi..

Ditulis dalam CORETAN | Tinggalkan sebuah Komentar »

Kata Hati

Posted by gue pada 15 Juni 2011

Lirik lagu sangat gw suka. Lirik lagu taun 90an ini dinyanyikan oleh grup musik yang bernama SANG ALANG, jaman gw SMA dulu. Intinya lagu ini mengajak pendengarnya untuk selalu menggunakan hati nurani.

Ditengah situasi yang gamang saat ini, lagu ini merepresentasikan situasi Indonesia hari ini. Dan, kejujuran pasti menang..!! Menjaga nurani tak ubahnya melindungi harga diri. Berikut liriknya :

Dalam… lubuk hati yang paling dalam
Ada… pedoman langkah yang tersembunyi
Ketika resah mengguncang jiwa
Diri terjerumus dalam keingkaran

Sesal … tak pernah terjadi di depan kisah
Selalu … menggoda jiwa saat semua berlalu
Percuma saja perjalanan ini Jika kita harus selalu menipu diri

Hidup ini seakan tiada berarti
Berbeban kepalsuan dan godaan untuk selalu menipu lagi

Kata hati janganlah … terbiasa diingkari
Agar kejujuran dan tak pergi dari hati
Langkah -langah kaki biarkanlah seirama
Dengan kata hati niscaya kemenangan kan berpihak kepadamu

Ditulis dalam CORETAN | Tinggalkan sebuah Komentar »

Kemana Mereka?

Posted by gue pada 15 Juni 2011

Saat embun mulai menyambut, saat hati penuh gelisah.
Tahukah kau apa yang sedang kurasakan?
Kesendirian memahami kehidupan, entah siapa lagi yang harus menjadi ada. Ya, ada.

Ada untuk bisa mengerti dan memaknai kesepian akan kenyataan, sempat terpikirkan untuk memohon agar mereka selalu ada. Temanilah jiwa ini, wahai penjaga malam dan siang.

Tuhanku, aku tahu hanya Engkau yang setia menemani, hanya Engkau yang tak bosan merasai dan hanya Engkau yang membuatku berarti.
Tapi, aku mohon padaMu aku ingin mereka selalu ada diantara kebahagiaan dan kegelisahan.

Wahai embun yang sedari tadi mengintip isi reung jiwaku, masukilah jiwaku, penuhi sukmaku dengan sejukmu.

Lalu, semuanya pasti akan mengerti.
Karena ada adalah keinginan.

Ditulis dalam CORETAN | 2 Komentar »

Budidaya Jamur Merang Media Kardus

Posted by gue pada 2 April 2011

Kebanyakan orang tahunya jamur merang dibudidayakan dengan media tanamnya berupa merang, memang benar. Tapi sekarang ini sudah mulai dipakai media selain merang terutama untuk budidaya di daerah perkotaan yang kesulitan bahan baku merang, pada kesempatan ini akan dibahas budidaya jamur merang menggunakan media kardus.
Keunggulan media jamur kardus sbb:

Cara pengolahannya singkat, hanya dgn disobek-sobek, direndam dengan air kapur selama 5 hari. Kardus siap di masukkan ke dalam kumbung atau rak. (tidak perlu dikomposkan seperti jamur dengan media jerami) produksi rata-rata bisa mencapai 6-7 kg, bahkan lebih, asalkan mengasu pada kunci keberhasilan produksi. Jamur yang dihasilkan lebih kenyal, aromanya wangi, warna lebih putih.

Budidaya Dalam Kumbung
Pembuatan Kumbung

Umumnya kumbung dibuat dari rangka bambu, dinding bilik bambu dan atap rumbia atau pakai dinding plastik. (kalau di saya pakai bilik tapi dalamnya pakai plastik, yang pasti kalau biayanya ingin murah mending pakai plastik rangka bambu, atapnya juga pakai plastik. Tapi harus dilindungi atapnya dengan memasang atap lagi)

Ukuran kumbung yang ideal adalah lebar 4 meter, panjang 6 meter dan tinggi 3,5 meter. Kumbung dapat diisi dengan 2 baris rak penanaman,panjang 5 meter, lebar 80 cm, serta terdiri dari 4-5 tingkat (tinggi antar tingkat 60 cm)

Temperatur ruang di dalam kumbung dijaga pada tingkat 28-35 0C. Untuk menjaga suhu bisa dipasang lampu.

Penyiapan Media Untuk Ukuran 2 M2 ( 1 Unit )

Bahan utama kardus (kalo pingin cepat cari di penampungan rongsok atau barang bekas, pilih kardus yang bagus) bahan tambahan lainya :

1. Pupuk NPK berfungsi sebagai unsur hara makro primer untuk merangsang pertumbuhan pada fase awal atau pertumbuhan vegetatif misalnya pertumbuhan akar.
2. Petroganik.
3. Dedak halus, sbg makanan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan jamur.
4. Kapur, untuk menetralisasi kardus
5. Tepung beras ketan ( Merk Ros Brand )
6. Bonggol pisang ( akar pohon pisang )
7. Limbah sayuran dari tanaman kubis, bungkol, pecsai, caisin, dan kangkung. (minta aja di pasar gratis soalnya di buang)
8. Arang sekam, sebagai pelapis akhir media, berfungsi menstabilkan suhu tempat tumbuh jamur

Contoh komposisi dalam satu kumbung dengan sistim rak : Ukuran 2 M2

1. Bibit 5 botol
2. Kardus 20 kg
3. Bekatul atau dedak halus 5 kg
4. Kapur 5 kg
5. Arang sekam 25 kg
6. Bonggol pisang Batu / Pisang Klutuk 5 kg ( Kalau Tidak ada Ganti Buncis )
7. Limbah sayur 10 karung
8. Pupuk NPK 1/4 kg.
9. Petroganik 1 kg

sebelum dilakukan penanaman
1. Sobek-sobek kardus hingga ukuran 5-10 cm
rendam kardus dengan larutan kapur (5 kg kapur dalam air sampai semua kardus terendam) bak kolam berukuran 4×6 m yang dibuat dari terpal plastik, taburkan pupuk NPK 1/4dalam rendaman. Biarkan hingga 5 hari.
2. potong-potong bonggol pisang dan limbah sayuran hingga menjadi potongan kecil.
3. hancurkan bibit jamur dari botol, campurkan dgn tepung beras ketan.
Penanaman

1. Taburkan sisa kapur sebagai dasar media
2. Tuangkan media kardus yang sudah ditiriskan ke atas rak dalam kumbung. Bentuk media tersebut menjadi gundukan-gundukan dengan 30×30 cm dan tinggi 10 cm. tiap rak berjejer dua baris gundukan
3. taburkan setengah bagian campuran limbah sayuran dan bonggol pisan
4. lapisi kembali gundukan dengan media kardus setinggi 10 cm, lalu taburkan sisa dedak atau bekatul, bonggol pisang dan limbah sayuran. Media tanam terdiri dari dua lapisan media.
5. lakukan pasteurisasi untuk mensterilkan media dan ruangan dalam kumbung. Dengan memasukkan uap panas (bersuhu 60-70 derajatC) selama 6-8jam. Untuk hasil yang lebih baik, ulangi pemanasan uap ini dengan suhu yang sama selama 4 jam. Saat dilakukan pasteurisasi, kumbung ditutup rapat.
(caranya di sebelah kumbung di pasang 2 drum yang diberi air yang dipanaskan, uapnya dialirkan dalam kumbung, untuk menghemat bahan bakar air ditambah sedikit-sedikit)
6. Turunkan suhu sampai 30 derajatC dengan membuka jendela kumbung.
7. Tanam bibit jamur di media (2 botol /m2). Sebagian sebagian bibit dibenamkan dalam gundukan media. Sisanya ditaburkan merata di atas seluruh permukaan media.
8. Taburi dengan arang sekam yang sudah dicampur dengan air dan pupuk organik biogan(tidak pakai biogan juga tidak apa2)
9. Tutup rapat media yang sudah ditanami dengan plastik transparan.

Pemeliharaan
1. Suhu ruang dijaga 28-35 derajatC
2. Pada hari kelima, pada pukul 00.00-06, buka plastik penutup media dan jendela kumbung. Lalu semprot dengan 10 liter air cucian beras yang dicampur dengan 10 tutup biogan dengan bantuan hand sprayer
3. Selanjutnya setiap hari plastik dibuka selama 10 menit untuk menjaga sirkulasi udara. Dan atur supaya pada pukul 07.00-11.00 siang sinar matahari masuk dalam kumbung

Paskapanen

Jamur sudah dapat dipanen setelah berumur 10-14 hari sejak penanaman. Penen cisa dilakukan setiap hari sampai tanaman berumur sebulan. Jamur merang dipanen sebelum mekar, yaitu kancing stadium telur.

*********************************

 

Ditulis dalam JAMUR KARDUS | Bertanda: , , , | 4 Komentar »

Melawan Hati

Posted by gue pada 20 Maret 2011

Bukankah harapan adalah sesuatu yang indah?

Rasa kecewa setidaknya menghantui perasaan hampir setiap orang. Kita hidup didalam dinamika antara pasang dan surut kehidupan. Terkadang cita-cita atau impian yang seolah akan menjadi nyata namun pada akhirnya menjadi sesuatu yang menyesakkan dada. Ia menjadi antiklimaks, mengecewakan rasa didada.

Proses kehidupan ini harus terus berlangsung ditengah hiruk pikuk kebisingan akan keluh dan kesah tentang penderitaan, kegagalan, ketidakberdayaan, ketidakadilan dan ketidakpercayaan.

Hidup ini berjalan hanya atas raga dan jiwa kita. Tak ada manusia lain. Kenapa? Karena hidup ini tak mudah dan tak begitu saja menyerahkan kepercayaan kepada orang lain. Siapapun itu.

Kini, nikmati saja hidup. Tak perlu ada yang harus dirisaukan. Tak perlu ada pelimpahan kepercayaan. Tak perlu untuk selalu mempertahankan, kecuali martabat dan harga diri.

Membangun mimpi demi mereka merasakan kebahagian adalah sesuatu yang mulia.

Jangan biarkan kekecewaan menghinggapi perasaan hanya karena kita tak pernah memahami abstraknya kebahagiaan.

Mari menari ditepian pesisir agar mentari menaburi jiwa ini dengan kehangatan.

********

Ditulis dalam CORETAN | 3 Komentar »

BLACKOUT – RESIKO ORANG CANTIK

Posted by gue pada 15 Maret 2011

[intro] g  d/f#  em  d  c  cm

g  d/f#          em     d
ku tau kau punya temanku
c       g/b        am         d
tapi ku tak bisa bohongi diriku
g       d/f#         em    d
ku tak ingin hilang rasa ini
c          d         g  d
kau pantas jadi pacarku

g      d/f#    em           d
andai saja kau mengerti yeah
c    g/b       am  d
isi hatiku padamu
g      d/f#         em   d
sejak dulu sampai saat ini
c     d          g
hanya kau di hatiku

[chorus]
g     d/f#    c   g/b
kau memang cantik
am      bm            c        d
resiko orang cantik disukai banyak lelaki
g     d/f# c g/b
bukan salahku
am          bm
sebelum janur melengkung
c            d
ku masih bebas untuk memilih

[int] g d/f#  c d

g      d/f#    em           d
andai saja kau mengerti yeah
c    g/b       am  d
isi hatiku padamu
g      d/f#         em   d
sejak dulu sampai saat ini
c     d          g
hanya kau di hatiku

[chorus]
g     d/f#    c   g/b
kau memang cantik
am      bm            c        d
resiko orang cantik disukai banyak lelaki
g     d/f# c g/b
bukan salahku
am          bm
sebelum janur melengkung
c            d
ku masih bebas untuk memilih

g     d/f#    c   g/b
kau memang cantik
am      bm            c        d
resiko orang cantik disukai banyak lelaki
g     d/f# c g/b
bukan salahku
am          bm
sebelum janur melengkung
c            d
ku masih bebas untuk memilih

[coda]
g  f  c
resiko orang cantik
g  f  c
la la la la la la la la la
g  f  c
la la la la la la la la
g     f     c
la la la la la

DOWNLOAD : BLACKOUT – RESIKO ORANG CANTIK.MP3

Ditulis dalam BLACKOUT, LAGU | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.